-produk
- hardware /elektronika
- software / aplikasi
- infrastruktur telekomunikasi
- Aplikas
- Ecommerce,education,goverment.entertainment
Nama : Ricky Alleondra
Nim : 010805503125025
Fak / Jur : Tehnik / Sistem Informasi
Tugas : Linux
1. Mencari Bahan mengenai Managemen Proses dan Managemen Resource
Jawab
2. Carilah minimal 15 perintah cmd (dasar) pada LINUX
Jawab
Apropos : Bantuan Pencarian halaman manual (man-k)
apt-ge : Mencari dan menginstal paket perangkat lunak (Debian)
bc : acak presisi kalkulator bahasa
bg : kirim ke belakang
break : keluar dari looping
case : melakukan perintah secara kondisional
cfdisk : Partition table manipulator untuk Linux
chroot : jalankan perintah dengan root direktori
clear : membersihkan layar
dir : daftar isi suatu direktori
dirname : menuju ke nama direktori
cp : mengcopy file atau folder
mv : memindahkan file atau folder
mkdir : membuat file directory
rmdir : menghapus file
vi : membuat atau mengedit file
chmod : mengganti attribut file
ifconfig : menampilkan network interface
ping : cek koneksi dalam jaringan
pwd : menanyakan nama direktori sekarang
3. Jelaskan aturan penamaan file dan Structure Directory Linux
Jawab
4. Apa yang di maksud dengan pipeline
Jawab
Pipeline
adalah suatu cara yang digunakan untuk melakukan sejumlah kerja secara bersama tetapi dalam tahap yang berbeda yang dialirkan secara kontinou pada unit pemrosesor. Dengan cara ini maka unit pemrosesan selalu bekerja.
5. Jelaskan jenis-jenis Linux seperti , Fedora, Redhat, Ubuntu, Suese
Jawab
Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang disebut juga dengan Fedora Linux)
adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan Yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat. Pada rilis 1 sampai 6 distro ini bernama Fedora Core yang kemudian berubah menjadi Fedora pada rilis ke-7.
RedHat
Adalah Redhat Linux merupakan linuxyang paling popular di Indonesia dan Amerika, dan dirancang khusus untuk server. Redhat diakui sebagai server tercepat dibandingkan dengan linux server lainnya. Selain sebagai server tercepat, Redhat juga dapat digunakan sebagai clientmaupun sebagai PC desktop/PC standalone, Kelebihan lain yang dimiliki oleh Redhat linux adalah kemudahan dalam hal installasinya
Ubuntu
Adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian Ubuntu memiliki lebih banyak kelebihan dibandingkan debian sendiri. Ubuntu menawarkan semua kelebihan yang dimiliki oleh Debian
dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth ). Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep Ideologi di Afika Selatan “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”. Ubuntu juga bisa berarti “aku adalah aku karena keberadaan kita semua”. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.
Suse
SuSE Linux dilengkapi dengan Desktop Manager yang dikenal dengan KDE. SuSE adalah jenis Linux pertama yang menyertakan bahasa Indonesia dan pilihan bahasa yang digunakan dalam sistem Operasi Linux.
COMPUTER SYSTEM ENGINEERING
Computer system engineering (Rekayasa Sistem Komputer) terdiri atas 2 bagian, yaitu :
1. Hardware engineering
2. Software engineering
Setiap disiplin ini berusaha menunjukkan pengembangan sistem berbasis komputer tehnik engineering. Untuk hardware komputer telah sedemikian maju dan relatif jenuh. Sebaliknya software komputer mulai berkembang, dan saat ini menggantikan peranan hardware sebagai elemen sistem yang sulit direncanakan, sedikit kemungkinan untuk berhasil dengan biaya rendah dan waktu yang cepat, serta paling sukar untuk dikelola.
Apa Sistem itu ?
Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan Computer Based System diorganisir untuk mendapatkan beberapa metode, prosedur atau pengontrolan dengan cara mengelola informasi.
Elemen-elemen dari sistem berbasis komputer adalah :
1. Software
Program komputer, struktur data dan dokumentasi yang saling berhubungan dan memberikan efek pada metode, prosedur dan kontrol yang diinginkan.
2. Hardware
Peralatan elektronik, (misalnya CPU, memory) yang memberikan kemampuan komputasi serta peralatan elektromedia (misalnya sensor, motor, pompa) yang memberikan fungsi external.
3. People / Brainware
User dan operator dari hardware dan software
4. Database
Sekumpulan informasi yang besar, yang diorganisir agar dapat diakses oleh software dan merupakan bagian integral dari fungsi sistem.
5. Prosedur
Langkah-langkah yang menetapkan pemakaian khusus untuk setiap elemen sistem.
Bagan Sistem Berbasis Komputer :
Computer system engineering adalah suatu aktifitas pemecahan masalah fungsi sistem yang diinginkan, ditemukan, dianalisis, dan dialokasikan ke elemen-elemen sistem individu.
Computer System Engineering disebut juga Sistem Analis, dimulai dengan :
1. Penetapan tujuan customer
2. Hambatan-hambatan dan representasi fungsi performance yang dapat dialokasikan ke masing-masing elemen sistem.
Segera setelah fungsi performance, hambatan dan interface ditetapkan, system engineering selanjutnya melakukan pekerjaan alokasi. Selama pengalokasian fungsi diserahkan kepada satu / lebih elemen sistem (misalnya software, hardware, people, dll) seringkali alokasi alternatif diusulkan dan dievaluasi.
Fungsi yang dialokasikan maksudnya adalah menentukan mana yang masuk ke hardware, ke software dan ke brainware.
Berikut ini adalah kriteria pemilihan konfigurasi sistem berdasarkan alokasi fungsi dan performance ke elemen sistem :
1. Project Consideration - Pertimbangan Proyek
Dapatkah konfigurasi dihasilkan dengan biaya dan jadual yang ditetapkan lebih awal ?
2. Business Consideration - Pertimbangan Bisnis
3. Technical Consideration - Pertimbangan tehnik
4. Manufacturing Evaluation - Evaluasi Pabrikasi
5. Human Issues - Hal-hal yang berhubungan dengan manusia
6. Environmental Interface - Berhubungan dengan lingkungan
7. Legal Consideration - Pertimbangan hukum
PERTIMBANGAN HARDWARE
Computer System Engineering selalu mengalokasikan satu / lebih fungsi sistem ke hardware komputer.
Elemen-elemen hardware
a. CPU - Central Processing Units
Adalah unit yang melakukan pekerjaan aritmatik, logika, dan fungsi pengontrol serta berinteraksi dengan komponen lainnya. Sekarang ini, beberapa arsitektur komputer ditambahkan co-prosesor untuk melakukan fungsi pengolahan khusus (fungsi kalkulasi) sehingga performance CPU dapat ditingkatkan.
b. BUS
Adalah alat komunikasi yang menghubungkan elemen satu dengan elemen lainnya untuk pengiriman instruksi, data dan informasi pengontrolan.
c. Memory
Memory memberikan tempat penyimpanan instruksi dan data yang dapat diakses langsung / tidak langsung melalui perintah yang dieksekusi oleh CPU dan ko-prosesornya.
Memory terbagi menjadi 2 bagian, yaitu :
1. Memori Primer / Primary Memory / Main Memory
Adalah memory yang terdapat di dalam komputer, terdiri atas 2 bagian yaitu :
Untuk menyimpan data / instruksi yang bersifat temporary
Untuk menyimpan perintah dan / atau data yang permanen.
ROM terbagi atas 2 golongan, yaitu :
1. PROM - Programmabel Read Only Memory
Memory ROM yang dapat ditulis / diprogram dan dapat dihapus dengan cara :
Dihapus dengan kejutan listrik tertentu
Dihapus dengan sinar ultra violet
2. MASK ROM
ROM yang terjual sudah diprogram pada saat dibuat oleh pabriknya.
2. Memory Sekunder
Sifat yang menonjol dari memory jenis ini adalah :
a. Waktu akses lambat
b. Kapasitas besar sekali dibandingkan dengan memory primer
c. Waktu akses berkisar milidetik dengan kapasitas antara 400.000 sampai 1 billion byte, contoh : Floppy disk, harddisk, hardcard, optical disk
APLIKASI HARDWARE
Dapat dikelompokan dalam 3 bagian besar, yaitu :
1. Pengelolahan informasi
2. Pengontrolan proses dan aplikasi real time
3. Tambahan intelegensi
REKAYASA HARDWARE
Untuk komputer digital yang dikembangkan dari perancangan elektronik, proses perancangannya terdiri dari 3 tahap :
1. Perencanaan dan spesifikasi
2. Perencanaan dan implementasi prototype
3. Manufaktur distribusi dan pelayanan
Segera / sesudah analisis dan definisi dijalankan, fungsi dialokasikan ke hardware.
Fase I terdiri dari :
1. Perencanaan pengembangan
2. Analisis hardware
Perencanaan pengembangan dilaksanakan untuk menetapkan lingkup-lingkup dari usaha-usaha terhadap hardware, oleh karena itu menimbulkan beberapa pertanyaan, antara lain :
1. Jenis hardware apa yang terbaik untuk fungsi yang ditentukan?
2. Hardware yang mana yang tersedia untuk dijual, bagaimana biayanya, jenis interface yang diperlukan, dan apa yang harus dilakukan untuk merancang dan membangun ?
Kebutuhan analisis dan konfigurasi hardware mulai dirancang, dilakukan tinjauan tehnis demi mendapatkan spesifikasi rancangan yang benar. Komponen mulai dibuat dan prototype mulai diralat. Prototype diuji untuk menjamin bahwa prototype telah memenuhi semua persyaratan. Namun prototype sering menghadapi ketidakmiripan dengan prosedur yang dibuat. Karena itu perlu adanya spesifikasi pabrikasi
Mulai dihasilkan prosedur-prosedur dengan penekanan pada kualitas produk. Dengan mekanisme distribusi produk terhadap fase ini, juga dibentuk bagian perbaikan dan maintenance
PERENCANAAN SISTEM
Tahap perencanaan dari siklus hidup software adalah suatu proses definisi, analis, spesifikasi, estimasi dan review.
Definisi sistem merupakan langkah pertama dalam fase perencanaan.
Tujuan dari definisi sistem ini adalah :
1. Evaluasi konsep sistem : feasibility, cost benefit, dan businness needs
2. Jelaskan interface, function, dan performance sistem
3. Alokasi fungsi pada hardware, software dan elemen tambahan.
Tujuan dari perencanaan software adalah mengestimasi biaya dan waktu pengembangan. Untuk mencapai ini, lingkup software harus dimengerti dengan sempurna, dan sumber harus ditentukan dengan tepat.
Analisis kebutuhan software memperjelas :
1. Software interfaces
2. Atribut fungsional
3. Karakteristik performance
4. Kendala desain
5. Kriteria validasi
Timbul pertanyaan :
1. Berapa besar usaha yang akan diberikan pda fase perencanaan ?
2. Siapa yang mengerjakannya ?
3. Mengapa begitu sulit ?
FEASIBILITY STUDI ( STUDI KELAYAKAN )
Semua proyek layak bila sumber dan waktunya tidak terbatas. Kenyataannya, pengembangan sistem berbasis komputer dibatasi oleh sumber dan waktu.
Ada 4 bidang utama yang menjadi konsentrasi dari feasibility studi, yaitu :
1. Economic Feasibility :
Evaluasi biaya (cost) dan manfaat (benefit) dalam pengembangan sistem.
2. Tehcnical feasibility :
Studi tentang fungsi, performance, dan hambatan yang berpengaruh terhadap kemampuan mendapatkan sistem yang baik.
3. Legal Feasibility :
Penentuan berbagai pelanggaran, kewajiban yang dapat terjadi dari pengembangan sistem.
4. Alternative :
Evaluasi sebagai alternatif untuk mengembangkan sistem
ANALISIS COST BENEFIT
Menggambarkan biaya pengembangan proyek dan mempertimbangkan keuntungan sistem, baik yang tangible maupun intangible (dapat diukur dan tidak dapat diukur). Analis cost benefit ini tergantung dari karakteristik sistem yang akan dikembangkan, ukuran relatif proyek (besar kecil proyek), dan ROI (Return On Invesment) yang diharapkan dari proyek. Keuntungan dari sistem baru selalu dibandingkan dengan keuntungan dari sistem yang ada.
Contoh soal :
Suatu CAD (Computer Aided Design) akan menggantikan cara manual dalam membuat gambar-gambar tehnik.
Misalkan :
t = waktu rata-rata menggambar = 4 jam
c = biaya gambar perjam = $20
n = banyaknya gambar pertahun = 8000
p = persentase gambar yang dihasilkan dengan sistem CAD = 60%
Penurunan waktu gambar menjadi 1/4 nya dengan adanya sistem CAD.
Jadi :
Biaya yang dapat ditekan (dihemat) sebesar :

Bila untuk sistem CAD harus dikeluarkan biaya sebesar :
· biaya pengembangan / membeli = $204,000,
· biaya pemeliharaan = $32,000 per tahun,
maka masa pengembalian / payback periode dari proyek CAD ini adalah :
Biaya pengeluaran (cost ) = biaya penghematan ( benefit )
204,000 + x * 32,000 = 96,000 * x
64,000 * x = 204,000
x = 3.2 tahun
Ini berarti setelah 3,2 tahun, barulah proyek CAD ini memberikan titik impas (break even). Setelah ini barulah memberikan keuntungan.
Total biaya penghematan = 96000 * 3,2 = 307200
Grafik :
PERENCANAAN SOFTWARE
Untuk melaksanakan pengembangan proyek software dan berhasil, kita harus mengerti :
1. Ruang lingkup pekerjaan yang dilakukan
2. Sumber yang diinginkan
3. Usaha dan biaya
4. Jadual yang dikehendaki
Perencanaan software adalah langkah kedua dalam fase perencanaan, tetapi merupakan langkah pertama dalam proses rekayasa software yang akan memberikan pengertian kepada empat hal di atas.
Perencanaan software mengkombinasikan dua tugas, yaitu :
1. Riset
2. Estimasi
Tujuan perencanaan software :
Memberikan suatu kerangka yang memungkinkan manajer membuat estimasi yang beralasan tentang sumber, biaya dan jadual.
CONTOH KASUS :
Diketahui tabel Tugas dan Usaha berikut !
· Dari usaha ini, dihasilkan 2,900 LOC (banyaknya baris program). 200 LOC digunakan simulasi, dan testing tidak termasuk bagian dari software yang dioperasikan.
· Ada 4 orang software engineering yang masing-masing mampu menghasilkan 4000 LOC per tahun. Bila mereka dipekerjakan dalam 1 team, maka proyek ada 6 jalur komunikasi yang mungkin (communication path).
· Setiap jalur komunikasi memerlukan waktu yang seharusnya digunakan untuk pengembangan Loading sebesar 240 LOC per tahun.
· Bila proyek 1 tahun tersebut mengalami keterlambatan jadwal dan tinggal 2 bulan lagi, perlu penambahan 3 orang lagi kedalam team tersebut.
· Bila dianggap terjadi pengurangan produktivitas team, untuk setiap jalur komunikasi adalah sama, baik untuk pegawai lama dan baru.
Hitung berapa produktivitas team sebelum dan sesudah penambahan 3 orang tersebut, sekaligus jangka waktunya berbeda !
Rumus jalur komunikasi = nx(n-1)
2
JAWAB :
Produktivitas sebelum penambahan : = ( 4 x 4,000 ) - ( 6 x 240)
= 16.000 – 1.440 = 14.560 LOC per tahun
Produktivitas setelah penambahan :
1. Jika jalur komunikasinya berbeda :
2. Jika jalur komunikasinya dianggap sama :
PROSES DESAIN SOFTWARE
Desain dalam fase pengembangan merupakan langkah pertama, di mana fase pengembangan merupakan fase kedua dalam siklus hidup software.
Segera sesudah kebutuhan software ditetapkan, dimulailah fase pengembangan yang terdiri dari 4 langkah berbeda :
1. Desain awal (preliminary design)
2. Detailed Design (Desain primeir)
3. Coding
4. Testing
Aliran informasi selama fase pengembangan dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Kebutuhan software dan aliran informasi ( Structure Information Software ) memulai langkah desain awal dengan menggunakan satu dari beberapa metode desain struktur software untuk dikembangkan.
Struktur software yang juga disebut Arsitektur Software ini menjelaskan tentang hubungan antar elemen utama dari sebuah program. Desain terinci menterjemahkan elemen-elemen struktural ke dalam penjelasan software ( prosedur software ). Source Code dihasilkan dan pengetesan awal dilakukan selama langkah pengkodean dan pengetesan unit hasilnya berupa model-model program yang sudah ditest.
Langkah terakhir dalam fase pengembangan adalah dilakukannya pengetesan integrasi dan validasi. Fase pengembangan paling sedikit menyerap 75% dari biaya software baru. Ini berarti pengambilan keputusan dalam fase ini akan sangat mempengaruhi keberhasilan dalam implementasi software dan kemudahan dalam pemeliharaan software.
DEFECT APPLICATION MODEL ( DAM )
DAM digunakan untuk memberikan gambaran tentang pembentukan dan pendeteksian error selama desain awal dari Desain Terinci dan Pengkodean. Dengan model ini, kita dapat membandingkan besarnya biaya yang dikeluarkan dengan adanya error, baik untuk review maupun tanpa review.
Contoh :
Gambar dan buatlah perbandingan biaya, baik untuk Review maupun NonReview dari ilustrasi berikut ini:
1. Pada tahap rancangan awal :
A. Kesalahan yang timbul = 10
B. Efisiensi dengan review = 70%
2. Pada tahap rancangan terinci :
A. Sebanyak 60%, kesalahan dilewatkan, sisanya diperkuat dengan faktor penguat = 1.5
B. Kesalahan baru yang muncul = 25
C. Efisiensi dengan review = 50%
3. Pada tahap coding / unit test
A. Sebanyak (27% tanpa review dan 33% dengan review) kesalahan dilewatkan, dan
sisanya diperkuat dengan faktor penguat 3.
B. Efisiensi dengan review 60%, dan non review 20%.
C. Kesalahan baru yang muncul = 25
4. Pada tahap selanjutnya dilakukan perbaikan dengan efisiensi masing-masing = 50%
5. Biaya yang harus ditanggung untuk setiap kesalahan adalah :
A. Selama rancangan = 1 satuan harga
B. Sebelum test = 5 satuan harga
C. Selama test = 10 satuan harga
D. Setelah dipasarkan = 100 satuan harga
JAWAB :
· DAM tanpa REVIEW :
|
| |
Cara Kerja :
| 1. 0+0+10 = 10 10 x 0% = 0 10 – 0 = 10
2. 6 + ( 4 x 1,5 ) + 25 = 37 37 x 0% = 0 37 - 0 = 37
3. 10 + ( 27 x 3 ) + 25 = 116 116 x 20% = 23,2 » 23 116 – 23 = 93
| 4. 93 + 0 + 0 = 93 93 x 50% = 46,5 » 47 93 – 47 = 46
5. 46 + 0 + 0 = 46 46 x 50% = 23 46 - 23 = 23 | 6. 23 + 0 + 0 = 23 23 x 50% = 11,5 » 12 23 – 12 = 11 |
· DAM dengan REVIEW :
|
Cara Kerja :
| 1. 0 + 0 + 10 = 10 10 x 70% = 7 10 – 7 = 3
2. 2 + ( 1 x 1,5 ) + 25 = 28,5 » 29 29 x 50% = 14,5 » 15 29 - 15 = 14
| 3. 5 + ( 10 x 3 ) + 25 = 60 60 x 60% = 36 60 - 36 = 24
4. 24 + 0 + 0 = 24 24 x 50% = 12 24 - 12 = 12
| 5. 12 + 0 + 0 = 12 12 x 50% = 6 12 - 6 = 6
6. 6 + 0 + 0 = 6 6 x 50% = 3 6 - 3 = 3 |
Tabel Perbandingan Biaya Antara Dengan Non Review dan Review
|
|
|
|
|
|
LATIHAN
Soal-1
Diketahui :
5 software engineering masing-masing mampu menyelesaikan 4000 LOC per tahun bila bekerja secara individu. Mereka bekerja sama dalam 1 team. Bila proyek 1 tahun tersebut mengalami keterlambatan dan tinggal 1 bulan lagi, perlu tambahan 1 software engineering lagi ke dalam team tersebut. Pengurangan produktivitas team untuk setiap jalur komunikasi adalah sama ( 200 LOC per tahun ) untuk menunjuk adanya proses belajar bagi staff baru.
Ditanya :
Hitung produktivitas team sebelum dan sesudah penambahan seorang software engineering !!
Jawab :
Jalur komunikasi 5 orang ada 10 jalur
Produktivitas sebelum penambahan : = ( 5 x 4,000 ) - ( 10 x 200 )
= 20.000 – 2.000 = 18.000 LOC per tahun
Produktivitas setelah penambahan :
1. Jika jalur komunikasinya berbeda :
2. Jika jalur komunikasinya dianggap sama :
Soal-2
Gambar dan buatlah perbandingan biaya, baik untuk Review maupun NonReview dari ilustrasi berikut ini:
1. Pada tahap rancangan awal :
A. Kesalahan yang timbul = 10
B. Efisiensi dengan review = 70%
2. Pada tahap rancangan terinci :
A. Sebanyak 50%, kesalahan dilewatkan, sisanya diperkuat dengan faktor penguat = 2
B. Kesalahan baru yang muncul = 25
C. Efisiensi dengan review = 50%
3. Pada tahap coding / unit test
A. sebanyak 40% kesalahan dilewatkan, dan sisanya diperkuat dengan faktor penguat 3.
B. Efisiensi dengan review 80%, dan non review 50%.
C. Kesalahan baru yang muncul = 20
4. Pada tahap selanjutnya dilakukan perbaikan dengan efisiensi masing-masing = 50%
5. Biaya yang harus ditanggung untuk setiap kesalahan adalah :
A. Selama rancangan = 2 satuan harga
B. Sebelum test = 5 satuan harga
C. Selama test = 20 satuan harga
D. Setelah dipasarkan = 60 satuan harga
Soal-3
Gambar dan buatlah perbandingan biaya, baik untuk Review maupun NonReview dari ilustrasi berikut ini:
1. Pada tahap rancangan awal :
A. Kesalahan yang timbul = 10
B. Efisiensi dengan review = 80%
2. Pada tahap rancangan terinci :
A. Sebanyak 60%, kesalahan dilewatkan, sisanya diperkuat dengan faktor penguat = 3
B. Kesalahan baru yang muncul = 20
C. Efisiensi dengan review = 40%
3. Pada tahap coding / unit test
A. Sebanyak 30% kesalahan dilewatkan, dan sisanya diperkuat dengan faktor penguat 2.
B. Efisiensi dengan review 75%, dan non review 45%.
C. Kesalahan baru yang muncul = 25
4. Pada tahap selanjutnya dilakukan perbaikan dengan efisiensi masing-masing = 60%
5. Biaya yang harus ditanggung untuk setiap kesalahan adalah :
A. Selama rancangan = 3 satuan harga
B. Sebelum test = 10 satuan harga
C. Selama test = 30 satuan harga
D. Setelah dipasarkan = 70 satuan harga